TUGAS RESUME 3 MATERI
Nama: Fadhil Rico Afreza
NPM: 2116031097
PERSONAL BRANDING
Personal branding merupakan suatu proses pembentukan persepsi masyarakat atau publik terhadap aspek berupa kepribadian, kemampuan, nilai, serta persepsi yang ditimbulkan pada diri seseorang. Personal branding sangat diperlukan untuk membentuk citra diri di hadapan publik dalam memasarkan karier, pengalaman, dan juga dirinya sendiri sebagai merek.
Personal branding berhubungan dengan makna pesan non verbal karena dalam membangun personal branding ini dikomunikasikan melalui komunikasi non verbal. Komunikasi non verbal adalah cara berkomunikasi tanpa menggunakan kata-kata, melainkan tindakan serta simbol-simbol yang diberikan. Dari cara pakaian seseorang dapat menunjukkan personal brandingnya apakah orang tersebut feminim, gentleman, dan juga tomboy.
Bentuk-bentuk pesan non verbal dalam KAP
Bentuk-bentuk pesan non verbal ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu kinesic dan paralanguage. Bentuk pesan non verbal kinesic ini terdiri dari, kontak mata, ekspresi wajah, emosi, gerak isyarat, sikap badan, dan sentuhan. Bentuk pesan non verbal paralanguage/paralinguistik ialah, pola titinada, volume suara, kecepatan berbicara, kualitas suara.
Adapun isyarat-isyarat pengenalan diri
• Komunikasi dengan penciuman, harum-haruman dari parfum dapat sebagai pengenal diri kita. Dari aroma parfum yang dikenakan dapat menggambarkan diri kita sebagai orang yang maskulin, feminim, ceria, lembut melalui aroma yang kita gunakan. Aroma sebagai penciri (citra diri) dan identitas dari diri seseorang.
• Warna, warna juga mempunyai makna tertentu dalam menunjukkan personal branding seseorang. Misalnya saja warna putih itu menunjukkan orang pembersih, kesucian, kelembutan, dan kerapian.
• Penampilan fisik, misalnya orang gendut maknanya orang tersebut suka makan, kurang olahraga, dan suka tidur. Orang kurus menunjukkan dirinya kurang makan. Sedangkan orang dengan postur kekar menunjukkan dirinya atletis, suka berolahraga, aktivis, dan pekerja keras.
• Waktu, orang yang tepat waktu dianggap sebagai orang yang disiplin. Tepat dan tidak tepatnya waktu disebut dengan kronemik. Sedangkan, monokronemuk adalah makna waktu tunggal yang bisa jadi harus ada kesepakatan dulu.
Personal branding terkait dengan teori Dramaturgi Irving Goffman
- Setiap pelaku sosial adalah pemain sandiwara
- Panggung depan : penampilan terbaik, terindah
- Penampilan depan : hanya topeng, make up, polesan
- Tampak depan : kepalsuan
- Panggung belakang : yang asli namun disembunyikan
Personal branding era digital
Sekarang seseorang menunjukkan personal brandingnya melalui media sosial seperti instagram, twitter, tiktok, facebook, dan juga blog. Media sosial dimanfaatkan sebagai tempat curhat dan penampilan diri dalam rangka personal branding. Media sosial juga telah mengalahkan pribadi, dalam rangka saluran self disclosure dan personal branding.
Resolusi Konflik
Konflik berasal dari kata confligere yang artinya “bersama” atau “bersaling-saling” dan fligere yang artinya “tubruk” atau “bentur”. Secara harifah konflik adalah perbenturan antara dua pihak yang tengah berjumpa dan bersilang jalan pada suatu titik kejadian, yang berujung pada terjadinya benturan.
Menurut Frost & Wilmot (1978) dalam Mulyana (2002) mendefinisikan konflik adalah suatu “perjuangan yang diekspresikan antara sekurang-kurangnya dua pihak yang saling bergantung, yang mempersepsi tujuan-tujuan yang tidak sepadan, imbalan yang langka, dan gangguan dari pihak lain dalam mencapai tujuan mereka”. Jadi dapat disimpulkan konflik merupakan suatu peristiwa yang timbul karena adanya niat-niat disengaja antara pihak-pihak yang berkonflik tersebut.
Dalam Komunikasi Antar Pribadi, konflik dapat terjadi didasarkan pada penyebab, yaitu :
- Pseudo conflict ( Salah Paham)
Pseudo conflict adalah kesalahpahaman yang terjadi dalam konflik antar pribadi. Pseudo conlifct dipicu oleh kurangnya pengertian dan kurangnya komunikasi pihak yang terlibat dalam konflik. Terjadinya kesalahpahaman pihak-pihak yang terlibat dalam konflik karena mereka merasa mempunyai tujuan berbeda, padahal kenyataannya sama. Cara menyelesaikan konflik ini adalah dengan mempertemukan pihak yang terlibat, agar mereka dapat mengkomunikasikan maksud tujuan mereka, sehingga kesalahpahaman yang terjadi dapat diklarifikasikan.
2. Fact Conflict
Fact conlifct adalah konflik yang terjadi saat dua orang atau lebih mempunyai perbedaan pendapat mengenai informasi tertentu. Cara menyelesaikan konflik ini adalah masing-masing pihak atau orang yang terlibat dalam konflik untuk memeriksa sumber informasi tersebut kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
3. Value conflict
Value conflict merupakan konflik yang terjadi ketika terdapat perbedaan nilai-nilai pribadi di dalam diri seseorang yang memicu ketidaksepakatan. Misalnya, ketika dua individu yang memiliki perbedaan pandangan tentang nilai adat istiadat dalam suatu masyarakat. Cara mengatasi konflik ini adalah setiap pihak yang terlibat dalam konflik harus mengerti bahwa setiap individu memiliki pandangan yang berbeda tentang suatu hal, sehingga kita harus menghargai perbedaan pandangan tersebut.
4. Policy conflict
Policy conflict adalah konflik yang terjadi pada saat Anda memiliki perbedaan pendapat terkait rencana tindakan atau strategi pemecahan masalah dalam situasi tertentu dengan orang lain. Faktor-faktor yang berkontribusi dalam perbedaan pendapat tersebut antara lain pendidikan hingga kepribadian dll.
Sebagai contoh: ketika kita melihat seorang individu yang memecahkan masalahnya dengan cara yang berbeda dengan kita dan menurut kita itu adaah hal yang aneh, tentu saja hal tersebut dapat memicu terjadinya konflik. Cara mengatasinya adalah, kita perku mengerti bahwa setiap orang memiliki prinsip dalam hidupnya, cara seseorang mengatasi masalah tentu saja berbeda-beda oleh karena itu kita harus menghargainya.
5. Ego conflict
Ego conlict terjadi ketika salah satu orang tidak mau mengalah untuk menyelesaikan masalah. Sehingga pihak yang berkoflik menyerang harga diri pihak lainnya. Konflik ini seringkali berkembang dengan jenis konflik lain, yang kemudian masalah menjadi semakin sulit untuk terselesaikan. Cara mengatasi konflik ini adalah dengan salah satu pihak harus dapat meredam egonya untuk mengalah agar konflik yang terjadi bisa diselesaikan dan tidak berkembang menjadi besar.
6. Meta conflict
Meta conflict merupakan perseteruan yang terjadi ketika komunikasi antara satu sama lain tak berjalan dengan efektif sehingga dapat menimbulkan konflik pada pihak yang terlibat. Cara mengatasinya adalah ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, maka harus secara jelas. Misal kita ingin menyampaikan tujuan kita berkomunikasi dengan orang lain, kita harus menyampaikan nya dengan jelas, tidak berbelit-belit, sehingga pesan yang ingin kita sampaikan dapat dimengerti oleh komunikan.
7. Trust conflict
Trust conflict adalah konflik yang terjadi karena adanya Ketidakpercayaan antara satu sama lain sehingga menyebabkan konflik. Sebagai contoh, ketika seorang individu diberi kepercayaan oleh pemimpin untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, namun individu mengingkari kepercayaan nya. Hal tersebut tentu saja sudah membuat pemimpin perusahaan kecewa dan hilangnya ketidakpercayaan yang dapat menyebabkan konflik. Cara mengatasinya adalah ketika kita diberi kepercayaan dari orang lain, maka kita harus menjaga amanah dan kepercayaan orang tersebut.
Resolusi konflik
Menurut Mindes (2006: 24) resolusi konflik merupakan kemampuan untuk menyelesaikan perbedaan dengan yang lainnya dan merupakan aspek penting dalam pembangunuan sosial dan moral yang memerlukan keterampilan dan penilaian untuk bernegoisasi, kompromi serta mengembangkan rasa keadilan. Jadi dapat disimpulkan, Resolusi konflik adalah suatu pendekatan yang memiliki tujuan untuk menyelesaikan konflik melalui pemecahan masalah secara konstruktif.
Langkah-langkah dalam resolusi konflik, yaitu :
- Pertama kita harus terlebih dahulu menIdentifikasi masalah penyebab atau akar terjadinya konflik
- Kemudian, kita mengIdentifikasi perasaan serta suasana yang tercipta akibat konflik yang terjadi, apakah suasana tegang, marah, suasana haru, atau sebagainya.
- Setelah itu Identifikasi impact atau akibat yang terjadi setelah adanya konflik
- Lalu, Memutuskan Langkah-Langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan konflik yang terjadi.
- Kemudian, melaksanakan program atau Langkah-Langkah yang sudah direncanakan
- Dan yang terakhir Laksanakan resolusi konflik, misalnya seperti negosiasi, mediasi, atau sebagainya.
Cara mengatasi Konflik KAP
• strategi Menang-menang (win-lose , lose-lose dan win- win strategy),
- Win-lose, yaitu ketika strategi ini digunakan, maka anda akan mencapai tujuanmu atas kerugian orang lain.
- Lose-lose, yaitu dalam strategi ini pihak yang terlibat setuju untuk melakukan kompromi, adanya pihak arbitrase sebagai penengah, dan adanya solusi untuk memecahkan konflik.
- Win-win, yaitu pihak yang terlibat dalam strategi ini mendengar semua pandangan, mendifinisikan masalah-masalah dasar, dan menciptakan suatu atmosfir yang saling percaya diantara semua yang terlibat.
• Strategi menghindari dan tidak melayani pertengkaran (avoidance and an active fighting strategy)
- Avoidance , yaitu dilakukan dengan tidak melakukan negoisasi, menghindar dengan cara pergi dari area konflik, mengalihkan perhatian untuk mengelola konflik.
- An active fighting strategy, yaitu strategi dilakukan dengan melibatkan seseorang dan bertengkar secara aktif dan mengutarakan tentang ketidaksetujuannya atau ketidakcocokannya secara langsung.
• strategi pemaksaan dan berbicara (force and talk strategy)
- Force , konflik yang berkaitan dengan kekerasan yang dapat merusak hubungan.
- Talk strategy, yaitu strategi konflik dengan berkomunikasi secara terbuka, positif, dan memiliki rasa empati. Ada yang mendengar dan ada yang berbicara.
• Strategi menurunkan atau menaikkan ego (face-detracting and face- enhancing strategy)
- Face dertracting, yaitu bentuk konflik karena adanya ketidakpercayaan dan memberi kritik kepada suatu hubungan.
- Face enchacing strategy, yaitu strategi merupakan bentuk konflik dengan mendukung dan meningkatkan hubungan dengan orang lain.
• Strategi berbicara secara agresif dan argumentative (verbal aggressiveness and argumentativeness strategy.
- Verbal aggressiveness, yaitu strategi konflik yang tidak produktif, dimana satu atau dua orang mencoba untuk memenangkan argumennya dengan menyakiti perasaan orang lain.
- Argumentativeness strategy, yaitu konflik untuk mengembangkan hubungan melalui komunikasi dengan cara mengutarakan suatu pandangan tentang suatu yang penting tanpa ada menyakiti perasaan orang lain.
Komunikasi antar personal
Menurut Liliweri, 1997, p.12,komunikasi antar pribadi merupakan pengiriman pesan dari seseorang dan diterima oleh orang lain dengan efek dan umpan balik yang langsung.
Jadi, komunikasi antar personal adalah komunikasi yang terjadi antara dua individu, dengan tujuan untuk meyampaikan pesan dari komunikator dan adanya timbal balik dari komunikan.
Karakteristik Hubungan Akrab
1. Karakteristik Hubungan Akrab
1
· Ramah dan Kasih Sayang
Keramahan menunjukkan kasih dan sayang. Bila hubungan dipenuhi cacian dan sindiran, maka akan menjauhkan hubungan. Guyon (joke) bisa dijadikan sebagai selingan, bukan sebagai sindiran atau cemoohan. Namun, kita harus tahu melemparkan guyon kepada siapa, kepada orang yang akrab atau tidak akrab. Karena jika kita melemparkan guyon kepada orang yang tidak akrab atau belum akrab, bisa saja dianggap menyindir, menyinggung perasaan, dan tidak sopan. Dalam agama (Islam) pun, diajarkan untuk tetap menjaga kejujuran walaupun sedang bercanda.
· Kepercayaan
Semua yang terlibat dalam hubungan akrab akan saling menjaga kepercayaan. Bila salah satu saja berkhianat, maka bisa menghilangkan keakraban. Bila salah satu mendapatkan amanah, maka akan berusaha untuk menyampaikan guna menjaga kepercayaan. Dan apabila meminjam, sebaiknya harus dicatat dan dengan saksi. Hal ini dilakukan demi menghindari kekhilafan, kelupaan, ada salah satu yang meninggal, atau berhalangan.
· Pengungkapan Diri (self disclosure)
Biasanya orang yang sudah akrab, akan lebih terbuka satu sama lain. Hal ini dikarenakan sudah ada rasa saling percaya. Orang yang telah akrab akan lebih leluasa untuk berbagi keluh kesah atau pun apa yang sedang dirasakan terhadap satu sama lain.
· Tanggung Jawab
Masing-masing orang bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberi. Tidak mudah membuka rahasia, saling menutupi rahasia, dan kekurangan. Bila berjanji, akan saling bertanggung jawab. Ringan tangan dan kaki (mudah menolong), sebagai bentuk tanggung jawab.
· Dukungan (supportiveness)
Bila ada prestasi dan kemauan akan saling mendukung. Bila ada masalah, akan berusaha untuk turut menyelesaikan. Bila ada pekerjaan, akan saling berbagi dan tolong menolong. Bila ada kesenangan, akan saling berbagi. Bila khilaf, akan segera dinasehati, disupport, dan diberikan solusi. Mudah untuk memberikan kalimat supportif dan positif.
· Penerimaan karena Pemahaman
Dapat menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing serta dapat saling mau direpotkan dan saling membantu. Ketidakmampuan, ketidak berdayaan, dan kesalahan akan lebih mudah diterima atau dimaklumi oleh orang yang akrab daripada orang yang tidak akrab, karena orang yang akrab dapat lebih mudah memahami situasi dan kondisi. Bila salah, minta maaf, dan segera dimaklumi.
2. Self Disclosure (Pengungkapan Diri) pada Hubungan Akrab
Masalah dalam self disclosure
- Kepercayaan: sulit mencari org yg dipercaya
- Pengkhianatan: khawatir di khianati
- Perubahan status: suami, istri, cerai, sahabat baik jadi musuh
- Perubahan waktu dan suasana: jika sedang marah, keluarkan semua keburukan
- Perubahan pengetahuan: semakin tahu, semakin kurang respek
- Beban psikologis jika terkait dosa atau kesalahan: takut diketahui orang lain
3. 4 Area pada Diri Seseorang, Jendela Johari (Johari Window)
1. Open area (area terbuka) merupakan ruang dimana diketahui diri sendiri maupun orang lain. Contohnya, usia, agama, jurusan, dan lain-lain.
2. Blind area (area buta) merupakan ruang dimana tidak diketahui diri sendiri namun diketahui orang lain. Contohnya: sifat yang sombong, egois, freak, atau menyebalkan.
3. Hidden area (area tersembunyi/rahasia) merupakan ruang dimana diketahui diri sendiri dan tidak diketahui orang lain. Contohnya: diam-diam merupakan penggemar suatu band, memiliki catatan pribadi mengenai keseharian, belum dewasa, dan lain-lain.
4. Unknown area (area tak dikenal) merupakan ruang dalam diri yang tidak diketahui oleh diri sendiri maupun orang lain. Contohnya: mimpi dan alam bawah sadar kita.
4. Hubungan Akrab pada Gender
· Pria dengan Pria
- Pembicaraan bersifat topikal dengan topik tertentu.
- Jarang melakukan pengungkapan diri.
- Pengembangan kedekatan tidak dengan pengungkapan diri tetapi dengan cara lain, seperti, kegiatan bersama, kebaikan bersama, dan aktivitas bersama.
- Playfull insult, bersaing, berolok-olok sebagai tanda kedekatan.
- Peduli, ditandai dengan pertolongan praktis, saling bantu, dan persahabatan.
· Wanita dengan Wanita
- Lebih sering dan suka saling membuka diri atau mengungkapkan perasaannya (curhat, sharing)
- Berkisar pada kategori topik topikal seperti, relasional, pribadi, mode, tentang pria, makanan, keluarga, mode, dan tren terbaru.
- Lebih cepat berkembang, dan lebih mudah putus (hal ini karena perempuan lebih perasa).
5. Hubungan Akrab Berdasarkan Latar Gender
· Pria dengan wanita
- Wanita lebih suka mengkritik, pria sebaliknya.
- Wanita lebih menuntut dan memberi arti persahabatan sebagai keterbukaan, pengungkapan diri,dan rahasia, sedangkan pria sebaliknya.
- Yang muda lebih suka persahabatan berbeda gender, namun yang tua menghindari persahabatan beda gender.
· Pernikahan dan hubungan akrab jangka panjang
- Wanita tetap memerlukan teman akrab sesama wanita, meskipun sudah memiliki pasangan hidup , namun pria biasanya sudah merasa cukup dengan istrinya sebagai supporter hidupnya
- Pasangan awet biasanya ditandai oleh karakter-karakter keluarga, mutual respect (saling menghargai), comfortable level of closeness (ada cukup waktu untuk kebersamaan, atau berduaan), adanya tujuan jangka panjang yang harus dicapai bersama (keluarga sakinah, anak-anak yang sholeh, harga diri, dan masa depan keluarga).
Komitmen dalam Hubungan
Komitmen dalam hubungan akan memudahkan:
1. Rasa saling percaya
2. Target masa depan dan upaya maksimal dalam mencapainya
3. Mengabaikan hal-hal yang buruk, mengeliminir rasa ketidakpercayaan dan kekurangan pasangannya demi masa depan bersama.
QnA 1 (Kuis)
1. 1.Sebutkan dan uraikan ciri-ciri komunikasi dalam hubungan akrab!
Ciri-ciri komunikasi dalam hubungan akrab:
· Ramah dan Kasih Sayang
Keramahan menunjukkan kasih dan sayang. Bila hubungan dipenuhi cacian dan sindiran, maka akan menjauhkan hubungan. Guyon (joke) bisa dijadikan sebagai selingan, bukan sebagai sindiran atau cemoohan. Namun, kita harus tahu melemparkan guyon kepada siapa, kepada orang yang akrab atau tidak akrab. Karena jika kita melemparkan guyon kepada orang yang tidak akrab atau belum akrab, bisa saja dianggap menyindir, menyinggung perasaan, dan tidak sopan. Dalam agama (Islam) pun, diajarkan untuk tetap menjaga kejujuran walaupun sedang bercanda.
· Kepercayaan
Semua yang terlibat dalam hubungan akrab akan saling menjaga kepercayaan. Bila salah satu saja berkhianat, maka bisa menghilangkan keakraban. Bila salah satu mendapatkan amanah, maka akan berusaha untuk menyampaikan guna menjaga kepercayaan. Dan apabila meminjam, sebaiknya harus dicatat dan dengan saksi. Hal ini dilakukan demi menghindari kekhilafan, kelupaan, ada salah satu yang meninggal, atau berhalangan.
· Pengungkapan Diri (self disclosure)
Biasanya orang yang sudah akrab, akan lebih terbuka satu sama lain. Hal ini dikarenakan sudah ada rasa saling percaya. Orang yang telah akrab akan lebih leluasa untuk berbagi keluh kesah atau pun apa yang sedang dirasakan terhadap satu sama lain, seperti rasa tidak suka, marah, tersinggung, sakit, lapar, minta tolong, dan lain-lain.
· Tanggung Jawab
Masing-masing orang bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberi. Tidak mudah membuka rahasia, saling menutupi rahasia, dan kekurangan. Bila berjanji, akan saling bertanggung jawab. Ringan tangan dan kaki (mudah menolong), sebagai bentuk tanggung jawab.
· Dukungan (supportiveness)
Bila ada prestasi dan kemauan akan saling mendukung. Bila ada masalah, akan berusaha untuk turut menyelesaikan. Bila ada pekerjaan, akan saling berbagi dan tolong menolong. Bila ada kesenangan, akan saling berbagi. Bila khilaf, akan segera dinasehati, disupport, dan diberikan solusi. Mudah untuk memberikan kalimat supportif dan positif, seperti jangan pesimis, optimis, keren, good job, terima kasih, maaf, dan lain-lain.
· Penerimaan karena Pemahaman
Dapat menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing serta dapat saling mau direpotkan dan saling membantu. Ketidakmampuan, ketidak berdayaan, dan kesalahan akan lebih mudah diterima atau dimaklumi oleh orang yang akrab daripada orang yang tidak akrab, karena orang yang akrab dapat lebih mudah memahami situasi dan kondisi. Bila salah, minta maaf, dan segera dimaklumi. Lebih permisif, lebih toleran terhadap kesalahan kecil, dan lebih mudah dimaafkan karena sudah dekat dan bersahabat.
2. 2.Sebutkan dan jelaskan fungsi komunikasi dalam hubungan akrab pada keluarga!
Fungsi komunikasi dalam hubungan akrab pada keluarga:
· Kontribusi Bagi Pembentukan Konsep Diri
Konsep diri anggota keluarga, terutama anak-anak, akan dibentuk, dipelihara, diperkuat, dan dikembangkan dalam komunikasi keluarga melalui pernyataan kasih sayang, dukungan, sambutan, penerimaan, dan pujian.
· Untuk Dukungan dan Pengakuan yang Diperlukan
Anggota keluarga akan menyatakan dukungan dan sambutan jika ada anggota keluarga lain yang berhasil atau sukses. Memberi hadiah, ucapan selamat, perasaan lega, akan memberikan penguatan serta dukungan. Penerimaan pada kekurangan anggota keluarga, keluarga yang tidak terlalu banyak menuntut, akan menenteramkan dan mendamaikan suasana. Jika ini tidak didapatkan, maka anggota keluarga dapat mencari pelampiasan di luar keluarga, dan hal ini akan mengancam keutuhan dan keharmonisan keluarga.
· Menciptakan Model-Model
Anak akan mencontoh pola dan model dari kedua orangtuanya. Mencontoh pola pemecahan konflik seperti marah, dingin, saling terbuka, menghina, atau memberikan saran. Model dari rumah, biasanya akan terpola keluar rumah, anak akan memecahkan dan memperlakukan orang lain sebagaimana orang rumah memperlakukan orang lain dan memecahkan masalah.
· Sebagai Pola Komunikasi Antar Generasi dalam Keluarga
Pola komunikasi keluarga antar generasi terkait masalah tanggung jawab, sopan santun, otoritas, siapa diatur, dan siapa yang mengatur. Pola komunikasi antar generasi juga menyangkut masalah perlindungan, tepo seliro, keteladanan, dan penerimaan. Perbedaan generasi ini dapat diatasi dengan kebersamaan, penerimaan, penghormatan, kasih sayang, sopan santun, dan dukungan.
· Memberi Ruang untuk Anak Agar Berkata Jujur
Pada dasarnya keterbukaan anak sangat penting bagi orang tua, untuk itu sudah semestinya sejak kecil melatih anak untuk dapat berkomunikasi dengan baik. Melatih anak untuk selalu terbuka berkata jujur agar tidak ada kebohongan, sehingga apabila ada masalah, orang tua akan mudah untuk menyelesaikan masalah di dalam keluarganya.
· Melatih sikap empati dalam keluarga
Saling mengerti, memahami, dan peka terhadap anggota keluarga akan menimbulkan rasa empati dalam keluarga. Jika empati sudah ada disetiap anggota keluarga, kontrol keluarga akan lebih mudah dilakukan, kehidupan harmonis dalam keluarga akan mudah didapatkan, sehingga akan terciptanya keluarga yang damai dan bahagia.
3. 3.Apa yang anda ketahui mengenai 4 ruang pada diri seseorang menurut teori Johari Window? Uraikan dan jelaskan pokok-pokok pikirannya, dan contohnya masing-masing ruang tersebut!
Konsep teori Johari window digunakan untuk menciptakan hubungan intrapersonal dan interpersonal, yaitu hubungan pada diri sendiri dan hubungan antara diri sendiri dengan orang lain. Konsep teori jendela Johari ini memiliki empat ruang yang masing-masing memiliki istilah dan makna yang berbeda, dimana setiap makna mengandung pemahaman-pemahaman yang mempengaruhi pandangan seseorang. Berikut merupakan empat ruang tersebut:
1. Open area (area terbuka) merupakan ruang dimana seseorang saling terbuka terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Contohnya, jurusan kita, umur, agama, asal instansi, organisasi yang diikuti, dan lain-lain.
2. Blind area (area buta) merupakan ruang dimana orang lain dapat mengetahui tentang diri kita seperti sifat, perasaan, pikiran, motivasi, dan lain-lain. Namun, kita sendiri tidak mengetahuinya. Contohnya: sifat yang sombong, egois, atau menyebalkan.
3. Hidden area (area tersembunyi/rahasia) merupakan ruang dimana seseorang memiliki kemampuan untuk menyembunyikan atau merahasiakan sebagian hal yang dianggap tidak perlu untuk dipublikasikan kepada orang lain. Singkatnya, adalah sesuatu yang diketahui oleh diri kita sendiri, namun tidak diketahui oleh orang lain. Contohnya: diam-diam merupakan penggemar suatu band, memiliki catatan pribadi mengenai keseharian, atau pun memiliki hobi yang unik.
4. Unknown area (area tak dikenal) merupakan ruang dalam diri yang tidak diketahui baik oleh diri sendiri maupun orang lain. Contohnya: mimpi dan alam bawah sadar kita.
4. 4.Sebut dan jelaskan beberapa jenis konflik menurut: Verderber dan Fink serta cara-cara resolusi konflik/cara mengatasi konflik!
Jenis-jenis konflik menurut Verderber dan Fink:
· Pseudo conflict (salah paham)
Pseudo conflict adalah konflik interpersonal yang terjadi karena kesalahpahaman. Orang-orang yang terlibat dalam konflik ini merasa mempunyai tujuan berbeda, padahal kenyataannya sama. Cara untuk menyelesaikan konflik ini tidak sulit, mereka yang terlibat perselisihan cukup duduk bersama dan memberikan klarifikasi terkait pemicu kesalahpahaman.
· Fact Conflict
Jenis konflik biasanya ini terjadi saat dua orang atau lebih mempunyai perbedaan pendapat mengenai informasi tertentu. Untuk mengatasinya, masing-masing pihak cukup memeriksa apakah sumber informasi tersebut kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tabayun, klarifikasi informasi.
· Value Conflict
Value conflict merupakan konflik yang terjadi ketika perbedaan nilai-nilai pribadi di dalam diri seseorang memicu ketidaksepakatan. Misalnya, kita dan rekan kerja memiliki pandangan berbeda terkait hukuman mati. Jenis konflik ini tidak selalu memiliki jalan penyelesaian yang jelas. Setiap orang mempunyai nilai dan keyakinan pribadi yang beragam. Oleh sebab itu, cara yang bisa dilakukan untuk meredam konflik adalah dengan menerimanya, tidak memaksakan pendapat kepada orang lain, serta memahami perbedaan latar belakang budaya dan sosial politik seseorang.
· Polecy Conflict
Jenis konflik ini terjadi pada saat kita memiliki perbedaan pendapat terkait rencana tindakan atau strategi pemecahan masalah dalam situasi tertentu dengan orang lain. Faktor-faktor yang berkontribusi dalam perbedaan pendapat tersebut antara lain pendidikan hingga kepribadian, latar belakang pengetahuan, dan lain-lain. Contohnya, setiap orangtua punya cara mereka masing-masing untuk mendidik anak. Jika suami istri melihat orang terdekat mendidik buah hatinya dengan cara berbeda, hal tersebut dapat memicu konflik.
· Ego Conflict
Ego conflict adalah konflik yang terjadi ketika salah satu orang tidak mau mengalah untuk menyelesaikan masalah. Konflik ini seringkali berkembang dengan jenis konflik lain yang kemudian masalah menjadi semakin sulit untuk terselesaikan. Untuk menyelesaikannya, salah satu pihak diharuskan mengalah. Jika tidak ada yang mau mengalah, tindakan penyelesaian yang dilakukan kemungkinan besar akan selalu berakhir dengan kegagalan. Biasanya ego yang mendominasi pada konflik ini.
· Meta Conflict
Meta conflict merupakan perseteruan yang terjadi ketika komunikasi antara satu sama lain tidak berjalan dengan efektif. Konflik ini juga bisa terjadi karena masalah yang kompleks pada diri sesorang. Cara mengatasi konflik ini yaitu dengan melakukan komunikasi secara jelas. Karena apabila tidak segera diselesaikan, hubungan antara orang-orang yang terlibat perselisihan dapat menjadi lebih rumit.
· Trust conflict
Ketidakpercayaan antara satu sama lain merupakan penyebab dari konflik ini. Contohnya seperti, seseorang yang tidak percaya sepenuhnya dengan tim saat bekerja dan berusaha untuk menyelesaikan segala sesuatunya sendiri. Hal tersebut tentunya bisa memicu perseteruan antara pihak dalam tim kerja. Maka dari itu, untuk mengatasi konflik ini, masing-masing pihak dalam tim harus percaya antara satu sama lain, kesampingkan tujuan pribadi, dan fokus pada tujuan kolektif/kelompok.
Cara-cara atau langkah-langkah resolusi konflik:
· Identifikasi masalah penyebab/akar konflik .
· Identifikasi perasaan/suasana yang tercipta akibat konflik.
· Identifikasi impact /akibat yang terjadi karena konflik.
· Memutuskan langkah-langkah yang akan diambil.
· Melaksanakan program/langkah-langkah yang sudah direncanakan.
· Laksanakan resolusi konflik.
· Jika belum selesai, maka ulangi lagi langkah dari atas.
Cara-cara mengatasi konflik:
· Menang-menang (win-lose and winwin win strategy).
· Strategi menghindari dan tidak melayani pertengkaran (avoidance and an active fighting strategy).
· Strategi pemaksaan dan berbicara (force and talk strategy).
· Strategi menurunkan atau menaikkan ego (face-detracting and faceenhancing strategy).
· Strategi berbicara secara agresif dan argumentative (verbal aggressiveness and argumentativeness strategy) (Winata, 2013).
UAS KAP
1. Uraikan
tentang personal branding kaitannya dengan teori dramaturgi!
2. Deskripsikan
dan jelaskan fitur-fitur dan fungsi pada IG!
3. Ambil
lah contoh dua IG milik dua orang (boleh pilih satu IG milik artis dan satu IG
milik ibu-ibu sosialita atau orang biasa/influencer)!
4. Buatlah
analisis pada kedua konten IG tersebut. Analisislah bagaimana mereka
membranding dirinya, melalui fitur-fitur pada IG mereka!
5. Kaitkan
pembahasan analisis branding IG menggunakan konsep Johari Window dan teori
dramaturgi!
Jawaban:
1. Personal branding adalah cara dimana seseorang
membentuk citra dirinya sendiri sehingga persepsi masyarakat akan dirinya
terbentuk lewat prestasi, keahlian, maupun perilaku.Sedangkan,
teori dramaturgi adalah “teori yang menjelaskan bahwa interaksi sosial
dimaknai sama dengan pertunjukan teater atau drama di atas panggung. Manusia
adalah actor yang berusaha untuk menggabungkan kartakteristik personal dan
tujuan kepada orang lain, melalui pertunjukan dramanya sendiri (Widodo,
2010:167).
Kaitannya antara personal branding dengan teori
dramaturgi adalah ketika seseorang hendak membentuk citra dirinya (personal
branding), maka ia akan menjadi pelaku sandiwara sebagaimana yang ada di teori
dramaturgi. Karena layaknya drama, individu tersebut akan memperhitungkan
setting, penggunaan kata, dan tindakan non verbal lain untuk
membantu membentuk citra dirinya di depan panggung. Sehingga individu
tersebut dapat menghayati perannya, lalu mendapatkan feedback
sesuai dengan yang ia mau. Sedangkan, di belakang panggung,
yaitu kondisi dimana tidak ada penonton, bisa saja tidak seperti
yang ditunjukkan ketika di depan panggung dan itulah dirinya yang sebenarnya.
2. Fitur-fitur
dan fungsinya pada Instagram:
- Foto profil, untuk memasang foto yang diinginkan pengguna
sebagai identitas diri.
- Nama pengguna, sebagai identitas diri.
- Bio, sebagai perkenalan identitas diri.
- Insta story, untuk memposting foto atau video aktivitas
kita.
- Reels, untuk membuat dan memposting video durasi pendek.
- IGTV, untuk membuat dan memposting video durasi lebih
dari satu menit.
- Feeds, untuk memposting foto atau video yang kita
inginkan.
- Situs web, untuk menampilkan web yang kita miliki.
- Live, untuk melakukan siaran langsung dan berinteraksi
dengan teman.
- Search, untuk mencari nama pengguna, tagar, dan
lain-lain.
3, 4, 5:
1. Instagram:
@husein_hadar (pendakwah)
2. Bergabung pada: 7 maret 2018
3. Jumlah pengikut: 764 Ribu
4. Konten: Dakwah Islam
|
NO. |
|
Konten Fitur (isi fitur) dalam IG
(dokumentasi, screenshoot konten) |
Analisa Berdasarkan Teori Johari Window |
Analisa Berdasarkan Teori Dramaturgi |
Keterangan (komentar, follower, dsb) |
|
1 |
28 November 2021 |
|
Berdasarkan teori Johari Window,
terdapat empat konsep ruang, yaitu open area, blind area, hidden area, dan
unknown area. Dalam personal branding ini, Habib Ja’far menggunakan konsep
open area. Contohnya pada konten yang satu
ini. Habib Ja’far terlihat sedang mempromosikan acara show yang ia hadiri
sebagai narasumber, hal ini membuktikan bahwa ia telah membagikan informasi
kepada orang lain, bahwa ia tengah menjadi narasumber di acara show kick andy.
|
Berdasarkan teori dramaturgi, Habib Ja’far
dapat dikatakan sebagai pemain sandiwara yang membranding dirinya sebagai pendakwah
dan konten kreator. Di depan panggung (front stage) ia menunjukkan
sisi dirinya ke publik melalui konten dakwah, konten komedi, dan konten anak
muda. Sehingga ia memiliki image seorang pendakwah yang humoris, toleransi
tinggi, dan berkarisma. Ia juga tak jarang membagikan momen ketika dirinya
berwisata. Namun, di belakang panggung (back stage) kita tidak tahu bagaimana
proses dan berjuang kerasnya ia untuk menggapai semua yang ia punya saat ini |
Pada postingan ini terdapat 29.822 tayangan dan 50 komentar. |
2. Bergabung pada: 23 agustus 2016
3. Jumlah pengikut: 23,7Ribu
4. Konten: komedi
|
NO. |
|
Konten Fitur (isi fitur) dalam IG
(dokumentasi, screenshoot konten) |
Analisa Berdasarkan Teori Johari Window |
Analisa Berdasarkan Teori Dramaturgi |
Keterangan (komentar, follower, dsb) |
|
1 |
26 November 2021 |
|
Berdasarkan teori Johari Window,
terdapat empat konsep ruang, yaitu open area, blind area, hidden area, dan
unknown area. Dalam personal branding ini, Ate menggunakan konsep open area.
Contohnya pada konten yang satu ini. Ate terlihat sedang mempromosikan acara
show yang ia hadiri sebagai bintang tamu, hal ini membuktikan bahwa ia telah
membagikan informasi kepada orang lain, bahwa ia tengah menjadi bintang tamu di
acara Ayo Sehat. |
Berdasarkan teori dramaturgi, Ate dapat
dikatakan sebagai pemain sandiwara yang membranding dirinya sebagai comedian dan
konten kreator. Di depan panggung (front stage) ia menunjukkan sisi
dirinya ke publik melalui konten komedi. Sehingga ia memiliki image seorang yang
humoris. Ia juga tak jarang membagikan momen ketika dirinya berwisata. Namun,
di belakang panggung (back stage) kita tidak tahu bagaimana proses dan
berjuang kerasnya ia untuk menggapai semua yang ia punya saat ini |
Pada postingan ini terdapat 148 like dan 4 komentar. |


0 Comments